Langsung ke konten utama

Malaikat Kecil Yang Ku Nanti Setelah 2 Tahun


Cerita ini tentang saya dan keluarga kecil saya, nama saya indah puja ningrum lahir di klaten jawa tengah tepatnya pada tanggal 20 maret 1991. Saya menikah pada umur 20 tahun, di Klaten suami saya beda 6 tahun dengan saya. Keluarga kecil sangat bahagia suami saya sosok yang penyayang  yang perhatian terhadap saya. Dikala saya sakit suami saya selalu memberikan perhatian merawat hingga begadang dalam menjaga. Hari demi hari berlalu waktu demi waktu berlalu semakin hari kami semakin bahagia.

Suami saya bekerja di perusahaan BUMN di bidang telekomunikasi setiap  hari bekerja keras demi menafkahi saya terkadang sampai pulang malam demi menyelesaikan tugas dari kantor apa lagi saat ada project baru malah sampai tidak pulang menginap di kantor. Di suatu ketika suami saya pulang kerja dalam keadaan capek sperti biasa saya menyambutnya membawakan tas kerjanya dan membuatkan teh hangat untuknya, sambil minum teh suami saya ngomong sambil bercanda “mamah akan lebih bahagianya diriku jika kita memiliki buah hati yang bisa menyambutku saat aku pulang kerja, mungkin rasa lelahku akan hilang dalam sekejap jika melihat malaikat kecil kita” setelah medengar omongan suami saya tentang keinginannya untuk memiliki buah hati saya jadi terenyuh mengingat 1 tahun lebih saya menikah belum mempunyai momongan. Setelah omongan itu saya mencoba menjawab dan sedikit menenaangkan hati suami, saya menjawab “semoga saja ya ayah dalam waktu dekat kita diberi momongan”.

Malampun berlalu ke esokan harinya saya jadi kepikiran tentang omongan suami saya berfikir kenapa tidak pergi kedokter saja berdua dengan suami untuk mengecek kesuburan. Ide yang saya peroleh saat pagi har saya sampaikan kepada suami saya pulang kerja dan suami setuju untuk memeriksakan kesuburan ke dokter.

Tepatnya pada hari senin saya dan suami pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakan tentang kesuburan. Beberapa proses test pengambilan uji laboratorium semuanya kami lakukan dengan berharap hasilnya saya dan suami masih dikatakan subur. Keputusan subur tidaknya saya dan suami tidak bisa diputuskan hari itu juga kata dokter harus menunggu 1 minggu untuk bisa memutuskan karena sampel dan pemeriksaan harus diteliti lebih lanjut agar keputusannya tepat. Satu minggupun berlalu saya dan suami kerumah sakit untuk melihat hasil pemeriksaan. Dengan kepala sedikit menunduk dokter memberikan hasil pemeriksaan saat kami berdua buka dinyatakan suami saya kesuburannya kurang karena sel sperma yang dihasilkan sedikit dan sperma itu kurang kuat. Melihat isi hasil pemeriksaan lantas kami bertanya kepada dokter kenapa bisa terjadi di suami saya. Dokter berkata penyebabnya adalah faktor kelelahan akibat bekerja dan faktor kondisi tubuh yang kurang mendapatkan porsi istirahat. Sehingga sel sperma yang dihasilkan sedikit dan tidak kuat bertahan lama. Melihat pernyataan dokter seperti itu saya menanyakan solusinya bagaimana dok soalnya sya dan suami ingin mempunyai momongan. Kata dokter solusinya adalah dengan beristirahat yang cukup melakukan bebrapa terapi dan di bantu dengan obat. Kamipun pulang dengan perasaan kaget dan tidak percaya.

Solusi dari dokterpun kami lakukan saya menjaga suami dengan penuh perhatian melarang kerja terlalu keras saya menyarankan agar bekerja seperti biasa lebih menjaga kesehatan tubuh kamipun melakukan terapi dan mengkonsumsi obat dari rumah sakit tetapi jelang beberapa bulan hasilnya tidak begitu menunjukan hasil yang seperti kita berdua inginkan.

Kami mencoba mencari obat yang bisa membuat sperma suami saya kembali normal atau bahkan lebih banyak. Kami searching di internet dan mencari di beberapa situs. Disatu situs istripunpuas.com ada obat herbal SCOUNT yang dikatakan bisa membuat sperma jadi tambah banyak dan bisa menyuburkan. Tentunya setelah melihat obat tersebut kami tidak langsung membeli kami bertanya ke costumer servis apa saja keungulan obat herbal SCOUNT tersebut dijelaskan panjang lebar kami lantas melihat beberapa foto keberhasilan konsumen yang sudah mengkonsumsi SCOUNT.

Tidak hanya itu saja hal yang membuat kami percaya SCOUNT adalah obat aman karena SCOUNT sudah terdaftar di BPOM dengan nomer registrasi TR163397951. hal itulah yang membuat kami semakin yakin untuk membeli.

Setelah kami yakin dan mau mencoba kami membeli obat tersebut dengan harapan bisa memberikan hasil terbaik yang kami harapkan. Dikatakan setelah mengkonsumsi 2 botol maka akan terlihat jelas khasiatnya, hal itu benar terjadi setelah suami saya mengkonsumsi 2 botol suami saya saya periksakan ke dokter terlihat jelas sperma suami saya semakin banyak dan dikatakan subur.

Setelah melakukan pemeriksaan dan hasilnya memuaskan selang satu bulan saya dinyatakan hamil oleh dokter, alhamdulilah hal yang membuat saya dan suami sangat senang seorang malaikat kecil yang saya nantikan akan hadir ke dunia melengkapi kebahagiaan keluarga kecil kami. Sekian banyak usaha yang kami lakukan akhirnya berhasil. Terlebih lagi terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SCOUNT yang sudah memberikan hasil baik kepada saya. 

Saya menyarankan bagi anda keluarga kecil yang belum memiliki buah hati dan ada masalah tentang sperma suami yang sedikit anda bisa mengkonsumsi SCOUNT saya jamin khasiat dan keberhasilannya.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERJILBAB

JILBAB BUKAN SEKEDAR FASHION Trend jilbab yang sekarang masih mewarnai dunia fashion sempat membuat kita tersenyum. Betapa geliat masyarakat untuk menutup aurat semakin tinggi dengan berbagai model jilbab yang menawan. Di mall, di pasar, di rumah sakit, ditempat-tempat pendidikan; kampus, sekolah baik yang menengah atas, sampai tingkat dasar, dan tempat-tempat umum lainnya kita akan temukan banyak kaum hawa yang memakai jilbab. Kendati demikian, yang tak jarang membuat kita risih sendiri adalah jilbab yang berkibar tak diimbangi dengan bawahan yang ‘sopan’. Mengapa berjilbab kalo bawahan masih celana jeans dan kaos atau baju ketat yang masih memperlihatkan lekuk-lekuk indah tubuh kaum hawa. Jika demikian, apalah arti jilbab yang dikenakan. Bukankah maksud dan tujuan berjilbab adalah menutup aurat, menghindarkan pemandangan yang mengundang syahwat, dan sebagai identitas muslim yang menjaga keteguhan iman dan takut kepada Allah SWT. Pakaian adalah penghormatan dari Allah SWT....

orkes

DIGOYANG KERESAHAN   Bulan dzul Qo’idah seperti saat ini terasa agak tenang dari suara tabuh gendang dan riuh suara biduan dan penonton orkes. Beda ketika memasuki bulan-bulan gawe seperti; Dzul Hijjah, Sofar, Maulud, Rajab atau Sya’ban dimana saat-saat itu biasanya ramai sekali orang-orang punya hajat menikahkan atau menyunatkan putranya. Masyarakat agaknya kecanduan dengan dangdut yang mengasyikkan ketika musim punya gawe di sebagian daerah berlangsung. Tidak puas sampai di acara hajatan, muncul juga fenomena sekelompok pemuda yang di sebagian daerah dengan semangatnya iuran bersama mendatangkan orkes yang kemudian diselenggarakan di tempat terbuka, baik untuk memeriahkan suatu moment, seperti tahun baru, ataupun tanpa acara tertentu sekalipun. Pada realitanya tontonan live panggung ini banyak sekali mengundang keresahan secara langsung maupun untuk kemudian bagi keberlangsungan hidup bermasyarakat yang mendambakan ketentraman. Mulai dari pakaian biduan dan ...

MASIH MENGELUHKAH KARENA BANJIR ?

Air adalah sumber kehidupan. Keberadaanya setiap hari adalah teman hidup kita. Untuk mandi, mencuci, masak dan berbagai kebutuhan lainnya, baik di dalam maupun di luar rumah. Namun, ketika kedatangan air   menjadi bentuk banjir maka ia seakan datang sebagai musuh yang ingin sekali cepat kita usir jauh-jauh. Lebih-lebih ketika banjir datang   dengan besarnya, menenggelamkan rumah-rumah, membawa wabah penyakit, mengunci aktifitas, membuat hancur berantakan segala agenda yang telah kita susun beberapa hari yang lalu, mematikan berbagai tanaman sawah karena lama terendam air, dan berbagai akibat buruk ainnya, sungguh meneyedihkan dan kita tak kuasa untuk melawannya. Kemudian apa yang harus kita lakukan jika sudah terjadi demikian. Apakah dengan mengeluh, menyesali barang-barang berharga yang hanyut terseret arus, menyayangkan rencana besar yang sudah tersusun dalam agenda kemaren, benci karena rugi besar karena macetnya roda ekonomi. Ketika kita menyesal karena banyak...